Beasiswa Cendekia Baznas 2026: Subsidi UKT Rp7 Juta di 246 Kampus

Beasiswa Cendekia Baznas 2026: Subsidi UKT Rp7 Juta di 246 Kampus

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi membuka Beasiswa Cendekia Baznas 2026. Program ini menyasar mahasiswa aktif program D4/S1 di 246 perguruan tinggi dalam negeri yang tersebar di 35 provinsi. Peserta terpilih berhak mendapatkan subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga Rp7 juta per semester untuk perguruan tinggi prioritas dan Rp4 juta per semester untuk perguruan tinggi reguler, diberikan selama empat semester.

Peluncuran program ini diresmikan langsung oleh Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto di Gedung Kemendiktisaintek RI, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Alokasi Zakat untuk Pendidikan

Sodik Mudjahid menegaskan bahwa kolaborasi strategis dengan Kemdiktisaintek merupakan ikhtiar bersama untuk menghadirkan pemerataan dan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.

“Ini adalah momentum untuk mempertemukan kekuatan zakat dengan pendidikan tinggi dalam membangun masa depan bangsa. Hal tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden nomor 4 untuk memperkuat Sumber Daya Manusia menuju Indonesia Emas 2045,” kata Sodik.

Ia menyampaikan bahwa alokasi dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang diberikan Baznas RI mencapai 27 persen untuk pendidikan. Tujuannya adalah memperkuat tiga hal: memperluas akses, meningkatkan kualitas dan kapasitas mahasiswa, serta memastikan keberlanjutan kontribusi alumni.

“Karena itu, hari ini kita tidak hanya meluncurkan sebuah program beasiswa. Mari kita meluncurkan sebuah gerakan bersama, gerakan menjadikan zakat sebagai kekuatan pembangunan sumber daya manusia Indonesia,” ujar Sodik.

Menteri Brian Yuliarto turut mengapresiasi komitmen Baznas. Menurutnya, investasi terbaik sebuah bangsa adalah pada pendidikan. “Kami juga berharap hal ini dapat menstimulasi lembaga-lembaga filantropi untuk semakin memberikan kontribusinya melalui Baznas,” ucapnya.

Tiga Kategori Penerima Manfaat

Beasiswa Cendekia Baznas 2026 terbagi ke dalam tiga kategori dengan besaran bantuan yang berbeda.

Kategori pertama adalah Beasiswa Cendekia Baznas 8 Kampus Khusus. Program ini dirancang dengan skema pembinaan intensif untuk mencetak calon pemimpin masa depan berbasis nilai zakat. Delapan kampus prioritas tersebut adalah Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Andalas (Unand), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Hasanuddin (Unhas), dan Universitas Indonesia (UI).

Kategori kedua adalah Beasiswa Cendekia Baznas Kampus Umum. Beasiswa ini ditujukan untuk mahasiswa dari 183 perguruan tinggi negeri dan swasta di seluruh Indonesia, dengan fokus pada pemerataan akses pendidikan tinggi dan penguatan kapasitas mahasiswa.

Kategori ketiga adalah Beasiswa Cendekia Baznas Ma’had Aly. Kategori ini menyasar santri Ma’had Aly di 55 kampus mitra Baznas yang tersebar di seluruh Indonesia, sebagai bentuk penguatan kader ulama dan cendekiawan muslim.

Komponen Bantuan yang Diterima

Penerima Beasiswa Cendekia Baznas 2026 tidak hanya mendapatkan subsidi UKT. Ada sejumlah dukungan lain yang bisa dimanfaatkan selama mengikuti program.

Subsidi UKT diberikan hingga Rp7 juta per semester untuk mahasiswa di perguruan tinggi prioritas, dan hingga Rp4 juta per semester untuk mahasiswa di perguruan tinggi reguler. Selain itu, Baznas juga memberikan bantuan riset tugas akhir sebesar Rp3 juta per mahasiswa.

Penerima juga mendapatkan pembinaan dan pengembangan diri, serta bantuan prestasi bagi mahasiswa yang mewakili kampus dalam kompetisi tingkat nasional maupun internasional. Subsidi UKT diberikan selama empat semester, dengan besaran mengikuti kategori perguruan tinggi peserta.

Syarat Pendaftaran

Untuk mendaftar, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi.

Pendaftar wajib merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK). Mahasiswa harus aktif pada program S1/D4, minimal semester 5. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00 skala 4,00 yang ditunjukkan dengan Kartu Hasil Studi (KHS) semester 4 atau terakhir.

Jurusan pendaftar harus termasuk dalam rumpun STEM (Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika) atau SHARE (Social, Humanities, Art for People, Religious Studies, Economics). Selain itu, pendaftar harus memenuhi salah satu kategori khusus, yaitu Kategori Prestasi, Kategori Aktivis, atau Kategori Disabilitas.

Dokumen yang perlu disiapkan meliputi pasfoto terbaru berwarna, KTP dan Kartu Keluarga, transkrip nilai IPK terakhir, serta surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau pihak berwenang.

Jadwal dan Cara Mendaftar

Pendaftaran Beasiswa Cendekia Baznas 2026 dibuka mulai 9 September hingga 27 September 2026. Proses pendaftaran dilakukan melalui laman resmi beasiswa.baznas.go.id.

Calon pendaftar perlu memastikan profil di laman tersebut telah lengkap minimal 85 persen sebelum dapat mendaftar program beasiswa.

Setelah masa pendaftaran ditutup, seleksi administrasi akan berlangsung pada 28 September hingga 4 Oktober 2026. Pengumuman lulus administrasi dijadwalkan pada 4 Oktober 2026. Tahap wawancara akan digelar pada 5 hingga 18 Oktober 2026, dengan masa sanggah pada 19 hingga 25 Oktober 2026. Pengumuman akhir penerima beasiswa dijadwalkan pada 28 Oktober 2026.

Bagi calon mahasiswa yang belum masuk perguruan tinggi dan sedang mempersiapkan diri, informasi seputar jalur masuk kuliah 2026 bisa dicek di artikel Ini Jalur Masuk Kuliah 2026: Panduan Lengkap SNBP, SNBT, dan Mandiri. Sementara itu, kabar baik soal biaya kuliah tahun ini bisa dibaca di Kabar Baik! UKT 2026 Tidak Naik, Ini Daftar Kampus yang Tetap Stabil.

Kesimpulan

Beasiswa Cendekia Baznas 2026 adalah peluang nyata bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya. Dengan subsidi UKT hingga Rp7 juta per semester, bantuan riset tugas akhir, serta pembinaan pengembangan diri, program ini menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi zakat dan pendidikan dalam membangun sumber daya manusia Indonesia.

Program ini merupakan bagian dari transformasi pendidikan tinggi Indonesia yang lebih luas, sebagaimana diulas dalam artikel Info Kampus Indonesia 2026: Transformasi Pendidikan Tinggi Menuju Emas.

Bagi yang berminat, pastikan seluruh persyaratan telah dipenuhi dan jangan lewatkan batas akhir pendaftaran pada 27 September 2026. Informasi terbaru seputar dunia kampus dan beasiswa dapat terus dipantau melalui Info Depok.

FAQ

1. Apa itu Beasiswa Cendekia Baznas 2026?

Program beasiswa dari Baznas RI dan Kemdiktisaintek yang memberikan subsidi UKT hingga Rp7 juta per semester di 246 perguruan tinggi dalam negeri bagi mahasiswa aktif program D4/S1.

2. Berapa besaran subsidi UKT yang diberikan?

Subsidi UKT hingga Rp7 juta per semester untuk perguruan tinggi prioritas (8 kampus khusus) dan Rp4 juta per semester untuk perguruan tinggi reguler. Bantuan diberikan selama empat semester.

3. Siapa saja yang bisa mendaftar?

Mahasiswa aktif program D4/S1 minimal semester 5, IPK minimal 3,00, berasal dari jurusan STEM atau SHARE, serta memenuhi salah satu kategori khusus: Prestasi, Aktivis, atau Disabilitas.

4. Kapan batas akhir pendaftaran Beasiswa Cendekia Baznas 2026?

Pendaftaran dibuka dari 9 September hingga 27 September 2026 melalui laman beasiswa.baznas.go.id.

5. Apa saja komponen bantuan yang diterima?

Selain subsidi UKT, penerima mendapatkan bantuan riset tugas akhir Rp3 juta, pembinaan dan pengembangan diri, serta bantuan prestasi untuk kompetisi tingkat nasional dan internasional.

6. Kapan pengumuman akhir penerima beasiswa?

Pengumuman akhir penerima Beasiswa Cendekia Baznas 2026 dijadwalkan pada 28 Oktober 2026.

One thought on “Beasiswa Cendekia Baznas 2026: Subsidi UKT Rp7 Juta di 246 Kampus”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *