Kamu pasti pernah merasakan momen ketika harus memilih sekolah untuk anak, tapi bingung harus mulai dari mana. Ada begitu banyak pertimbangan: jarak, biaya, kualitas, hingga peluang masa depan. Di Kota Depok, tahun 2026 membawa perubahan besar dalam lanskap pendidikan. Dari sistem penerimaan murid baru yang semakin terintegrasi, hingga program kuliah gratis yang menargetkan ratusan anak Depok.
Kota ini memang sedang bergerak. Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Pendidikan terus berbenah, mulai dari memperluas akses sekolah swasta gratis hingga memfasilitasi pendidikan tinggi melalui Depok College Access. Bagi orang tua dan siswa, memahami semua perubahan ini menjadi kunci agar tidak salah langkah.
Di Info Depok, kita akan membedah lanskap pendidikan Depok 2026 secara lengkap, dari SPMB hingga prediksi masa depan pendidikan di kota ini.
SPMB 2026: Sistem Baru, Tantangan Baru
Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Depok Tahun Ajaran 2026/2027 telah resmi dibuka. Untuk jenjang SD Negeri, pendaftaran berlangsung dari 22 Juni hingga 4 Juli 2026. Kuota yang tersedia mencapai 16.832 kursi yang tersebar di 206 SD Negeri se-Kota Depok .
Angka ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 16.997 kursi. Kepala Bidang Pembinaan SD Disdik Kota Depok, Raden Muchamad Zakkya Fauzan, menjelaskan bahwa penetapan kuota dilakukan berdasarkan hasil analisis Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) .
“Berdasarkan hasil kajian BBPMP, daya tampung SD Negeri di Kota Depok tahun ini sebanyak 16.888 siswa. Namun kuota yang ditetapkan dan disediakan untuk SPMB mencapai 16.832 kursi,” ujarnya .
SPMB tahun ini terbagi ke dalam empat jalur penerimaan: afirmasi keluarga tidak mampu, afirmasi inklusi, mutasi, dan domisili. Jalur domisili menjadi jalur dengan peminat terbesar, dijadwalkan pada 2 hingga 4 Juli 2026 .
Daya Tampung: Antara Harapan dan Kenyataan
Meskipun kuota tersedia, kenyataannya tidak semua pendaftar berhasil mendapatkan kursi. Data Dinas Pendidikan Kota Depok menunjukkan 10.280 calon murid tidak berhasil masuk ke SD Negeri dan SMP Negeri akibat keterbatasan daya tampung .
Rinciannya, jenjang SD Negeri menerima 21.253 pendaftar, sementara daya tampung efektif hanya 16.772 kursi. Dari jumlah tersebut, 16.289 calon murid diterima, sehingga sekitar 4.964 pendaftar belum berhasil masuk .
Persaingan lebih ketat terjadi di jenjang SMP Negeri. Sebanyak 16.212 calon peserta didik memperebutkan 10.972 kursi efektif. Hasilnya, hanya 10.896 siswa yang diterima, dan sekitar 5.316 pendaftar tidak lolos seleksi .
Tingkat keterisian kursi sekolah negeri sendiri mencapai 97,13 persen untuk SD Negeri dan 99,31 persen untuk SMP Negeri .
Sekolah Swasta Gratis: Solusi yang Mulai Tumbuh
Untuk mengatasi keterbatasan daya tampung, Pemerintah Kota Depok menghadirkan program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG). Program ini memungkinkan calon murid memilih sekolah swasta gratis melalui jalur domisili SPMB .
Pendaftaran RSSG dilakukan secara daring bersamaan dengan SPMB jalur domisili pada 15-17 Juni 2026. Calon murid dapat memilih hingga tiga sekolah dalam sistem pendaftaran .
“Jadi nanti ikut jalur domisili SPMB pada tanggal 15 dan 17 Juni. Ketika dibuka jalur domisili ada pilihan 3 sekolah, di antaranya pilihan 1 negeri, pilihan 2 negeri dan pilihan 3 RSSG,” kata Panitia SPMB Kota Depok, Bahrudin .
Saat ini, terdapat 47 SMP dan MTs swasta yang terintegrasi dengan sistem SPMB Kota Depok dan siap menerima peserta didik baru melalui program RSSG .
Dari sisi serapan, jenjang SMP RSSG menerima 3.207 pendaftar, dengan 3.186 siswa diterima. Tingkat keterisian mencapai 86,79 persen dengan sisa kuota 485 kursi .
Depok College Access: Jembatan Menuju Pendidikan Tinggi
Kabar baik datang bagi lulusan SMA/SMK yang ingin melanjutkan kuliah. Pemerintah Kota Depok resmi meluncurkan Depok College Access (DCA)—pusat layanan beasiswa kuliah yang diinisiasi oleh Tim Percepatan Pembangunan Depok (TP3D) .
Wali Kota Depok, Supian Suri, menargetkan setidaknya 500 anak Depok bisa kuliah gratis pada tahun ini. Tahun depan, target tersebut dinaikkan menjadi 1.000 mahasiswa .
“Melalui MoU ini, kita sepakat menghadirkan Pusat Layanan Beasiswa Kuliah Kota Depok atau DCA. Kehadirannya menjadi solusi atas belum adanya perangkat daerah yang secara khusus menangani fasilitasi pendidikan tinggi,” ujar Supian Suri .
DCA hadir sebagai wadah terpadu informasi beasiswa perguruan tinggi, baik dari pemerintah maupun lembaga lain. Seluruh pusat layanan informasi dan pendaftaran beasiswa DCA dipusatkan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Depok .
Kesejahteraan Guru: PR yang Belum Selesai
Di balik upaya peningkatan akses pendidikan, masih ada persoalan mendasar yang perlu dibenahi: kesejahteraan guru. Republika mewawancarai seorang guru di sekolah negeri Kota Depok yang telah mengabdi selama delapan tahun dan baru diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu pada akhir 2025 .
“Gaji sebulan cuma Rp2,5 juta,” kata guru tersebut .
Gaji tersebut kurang dari setengah Upah Minimum Kota (UMK) Depok. Sebelumnya, ia hanya menerima Rp2,2 juta sebulan sejak 2018. Bahkan, sebelum itu ia hanya menerima upah Rp1,5 juta per bulan. Karena itu, ia masih harus kerja sambilan menjadi tukang ojek daring agar istri dan anaknya bisa tetap makan .
Dinas Pendidikan Kota Depok sendiri terus berupaya meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan guru melalui program sertifikasi. Kepala Disdik Kota Depok, Siti Chaerijah Aurijah, menekankan bahwa sertifikasi bukan hanya penghargaan terhadap profesionalisme, tetapi juga upaya memastikan mutu pembelajaran .
Kurikulum Merdeka: Tantangan Implementasi
Kurikulum Merdeka yang digulirkan Kementerian Pendidikan telah diimplementasikan di berbagai sekolah di Depok. Namun, implementasinya tidak lepas dari tantangan.
Penelitian di SD Negeri Tugu 3 Cimanggis, Depok, menemukan kendala seperti partisipasi siswa yang tidak merata, keterbatasan fasilitas digital, ruang belajar yang terbatas, dan kompetensi teknologi guru yang beragam .
Penelitian di SMP Muhammadiyah 3 Depok juga mengungkap tantangan serupa: kurangnya pelatihan dan pendampingan bagi guru, keterbatasan sumber daya, serta perbedaan pemahaman mengenai konsep kurikulum di tingkat sekolah .
Adaptasi dilakukan dengan menggunakan media sederhana, rotasi akses digital, kolaborasi guru, dan supervisi kepala sekolah yang aktif. Kesimpulannya, pemerataan sumber daya dan pelatihan guru berkelanjutan menjadi kunci untuk mengoptimalkan pembelajaran inovatif .
Melihat ke Depan: Pendidikan Depok 2027
Ke depan, lanskap pendidikan Depok akan terus berkembang. Beberapa tren yang perlu diperhatikan:
Pertama, perluasan akses pendidikan tinggi. Dengan DCA, semakin banyak anak Depok yang memiliki kesempatan kuliah. Target 1.000 mahasiswa pada tahun depan menunjukkan komitmen pemerintah untuk menekan angka pengangguran terdidik .
Kedua, penguatan sekolah swasta gratis. Program RSSG akan terus dievaluasi dan diperluas. Dengan 47 sekolah yang sudah bergabung, diharapkan lebih banyak lagi sekolah swasta yang berpartisipasi .
Ketiga, peningkatan kualitas guru. Sertifikasi dan pelatihan berkelanjutan akan terus digenjot untuk memastikan guru memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan Kurikulum Merdeka .
Keempat, digitalisasi pendidikan. Meskipun masih ada tantangan infrastruktur, digitalisasi akan terus berjalan. Pemerintah dan sekolah perlu memastikan tidak ada siswa yang tertinggal dalam transformasi ini.
Penutup
Pendidikan Depok pada 2026 adalah cerita tentang akses dan kualitas yang sedang diupayakan bersama. Dari SPMB yang terintegrasi, sekolah swasta gratis, hingga Depok College Access—semuanya bergerak ke satu arah: memastikan setiap anak Depok memiliki kesempatan untuk belajar dan berkembang.
Tentu masih banyak pekerjaan rumah. Daya tampung yang terbatas, kesejahteraan guru, dan tantangan implementasi kurikulum adalah beberapa di antaranya. Tapi setidaknya, arahnya sudah terlihat.
Untuk informasi lebih lengkap tentang pendidikan dan perkembangan Kota Depok, kunjungi kategori Pendidikan di Info Depok.


[…] untuk Anak Berkebutuhan Khusus Beasiswa Pendidikan di Depok 2026: Jenis dan Cara Mengajukan Pendidikan Depok 2026: Panduan Lengkap untuk Orang Tua dan Siswa SPMB Depok 2026: Panduan Lengkap Pendaftaran dan Jadwalnya Jalur SPMB Depok 2026: Afirmasi, […]
[…] untuk Anak Berkebutuhan Khusus Beasiswa Pendidikan di Depok 2026: Jenis dan Cara Mengajukan Pendidikan Depok 2026: Panduan Lengkap untuk Orang Tua dan Siswa 24 Sep 2026, […]