Berita Viral Depok 2026: Mulai Emak-emak Lawan Arah Hingga Teror Pocong

Berita Viral Depok

Kota Depok kembali menjadi sorotan sepanjang Mei 2026. Bukan hanya karena gemerlap perayaan Hari Ulang Tahun ke-27, tetapi juga karena serangkaian peristiwa yang dengan cepat menyebar di media sosial dan menjadi buah bibir publik. Rekaman CCTV yang memperlihatkan sosok menyerupai pocong berlarian di gang sempit, aksi nekat seorang ibu yang memacu sepeda motor melawan arus di salah satu jalan tersibuk, hingga sapi kurban yang mengamuk dan membuat warga lari tunggang langgang—semua terjadi dalam rentang waktu yang berdekatan. Namun, di tengah riuhnya kabar yang meresahkan, ada pula kisah membanggakan dari para pelajar Depok yang mengharumkan nama daerah di kancah nasional. Berikut adalah rangkuman lengkapnya.

Teror Pocong Bersenjata di Cimanggis yang Bikin Geger

Sebuah video yang memperlihatkan penampakan “pocong” di wilayah Cimanggis dan Tapos viral di media sosial pada akhir pekan lalu. Rekaman CCTV yang beredar menampilkan sesosok makhluk berbalut kain putih berlari terbirit-birit di sebuah gang pada Minggu (24/5/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB di Jalan H Damon, Curug, Cimanggis.

Yang membuat warga semakin resah, sosok tersebut diduga membawa senjata tajam saat berkeliaran di area permukiman. “Berdasarkan keterangan warga, sekitar pukul 01.45 WIB terdengar suara gaduh di lokasi,” ujar Kapolsek Cimanggis Kompol Jupriono.Polisi memastikan telah mengecek tempat kejadian perkara dan menyelidiki dugaan tindak pidana di balik teror tersebut.

Fenomena serupa juga terjadi di kawasan Pasir Putih dan Pulo Mangga Grogol, Limo. Polisi menduga teror pocong tersebut hanyalah ulang iseng oknum yang ingin menakut-nakuti warga.Kapolsek Cimanggis menegaskan bahwa kabar penampakan pocong tersebut tidak benar alias hoaks, dan di Lamongan, dua remaja yang melakukan aksi serupa bahkan telah diamankan polisi.“Kalau terbukti ada pocong atau manusia seolah-olah menjadi pocong dengan membawa golok atau celurit, kami tindak lanjuti,” tegas AKP Made Budi, Kasi Humas Polres Metro Depok.

Aksi Nekat Ibu Lawan Arah di Jalan Juanda

Hampir bersamaan waktunya, sebuah video lain viral yang memperlihatkan seorang pengendara sepeda motor perempuan nekat melaju melawan arah di Jalan Ir. Juanda Raya, Sukmajaya. Dalam rekaman yang tersebar di media sosial, tampak pengendara tersebut memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi dari arah Margonda menuju Jalan Raya Bogor, tanpa mempedulikan pengendara lain yang melintas.

Meski diperingatkan pengendara lain, pemotor itu terus melaju di jalur yang salah, menuai perhatian publik karena dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.“Memang terlihat seorang pengendara wanita ataupun ibu-ibu yang berkendara sepeda motor dengan melawan arah,” ujar AKP Made Budi dari Polres Metro Depok.

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi telah mengantongi sebagian nomor kendaraan yang digunakan pelaku dengan pelat BK.Saat ini Satlantas Polres Metro Depok masih memburu identitas dan keberadaan pengendara tersebut, dan berjanji akan memberikan sanksi tilang apabila telah ditemukan.

Sapi Kurban Ngamuk di Momen Idul Adha

Drama hewan kurban mengamuk kembali terjadi pada momen Idul Adha 2026 di Kota Depok. Setidaknya dua kejadian terekam kamera dan viral di media sosial.

Kejadian pertama berlangsung di kawasan Banjaran Pucung, Tapos, saat seekor sapi putih meronta-ronta ketika baru diturunkan dari mobil. Sejumlah warga berusaha menahan sapi tersebut dengan sekuat tenaga, dan seorang warga mengalami luka ringan dalam proses penaklukan hewan itu.

Drama kedua terjadi di Jalan Marsaid, Kemiri Muka, Beji. Rekaman CCTV memperlihatkan warga yang tengah berkumpul menyaksikan proses penyembelihan tiba-tiba berlarian menyelamatkan diri karena seekor sapi cokelat mengamuk dan hendak menyeruduk.Beruntung, kedua sapi tersebut akhirnya berhasil diamankan warga tanpa korban jiwa.

Amira Dirham, Siswi Depok Peraih Multimedali Olimpiade Nasional

Di tengah kabar yang cenderung meresahkan, secercah kebanggaan datang dari dunia pendidikan. Amira Dirham, siswi kelas IX B Sekolah Prestasi Global Depok, berhasil meraih medali emas dalam bidang Bahasa Inggris serta lima medali perunggu di bidang Bahasa Indonesia, Biologi, Matematika, PPKN, dan Informatika dalam ajang Olimpiade Akademi Nasional 2026.

“Kami bangga melihat Amira mampu meraih hasil terbaik di Olimpiade Akademi Nasional 2026. Semoga prestasi ini dapat memotivasi siswa lain untuk terus berprestasi dan membawa nama baik sekolah,” ungkap Karlinawati, Kepala Sekolah Prestasi Global.

Prestasi membanggakan lainnya datang dari Arfa Nirwasita Rafael Chandra, siswa SMPN 26 Depok yang berhasil lolos seleksi masuk SMK Taruna Nusantara melalui jalur beasiswa—sebuah pencapaian yang menjadi sejarah bagi sekolahnya.“Motivasi terbesar saya tentu dari orang tua. Saya ingin membuat mereka bangga karena sekolah ini termasuk salah satu sekolah terbaik di Indonesia,” tutur Arfa.

SPMB Depok 2026: Aturan Baru yang Perlu Dicermati

Bagi para orang tua di Depok, kabar penting datang dari dunia pendidikan. Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk jenjang TK, SD, dan SMP akan segera dimulai. Tahapan pendaftaran pertama dibuka pada 28 Mei 2026 khusus jenjang SMP melalui jalur afirmasi.

Terdapat sejumlah perubahan aturan yang cukup signifikan. Pada jalur domisili, kartu keluarga wajib minimal satu tahun, sementara jalur lain tidak lagi memberlakukan syarat tersebut. Sistem afirmasi kini menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1 hingga 5, dan pada jalur prestasi akademik, penilaian menggunakan kombinasi nilai rapor 70 persen dan Tes Kemampuan Akademik 30 persen.

Banjir dan Kecelakaan: Persoalan Klasik yang Tak Kunjung Usai

Di samping peristiwa viral, Depok juga masih bergelut dengan persoalan klasik. Sebanyak 107 kecelakaan lalu lintas tercatat sepanjang Januari hingga April 2026 dengan sembilan korban jiwa. Jalan Raya Bogor, Jalan Raya Sawangan, Jalan Raya Ciputat Bojongsari, dan Jalan Pitara menjadi titik-titik rawan yang perlu diwaspadai pengendara.

Persoalan banjir juga masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan. Di Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, ambruknya turap pembatas Sungai Angke 5 sepanjang 45 meter menyebabkan luapan air yang merendam rumah warga dengan ketinggian mencapai 50 sentimeter.Ketua RW1 Duren Mekar, Abdul Wahid, mengungkapkan kekecewaannya terhadap lambannya respons Pemkot Depok yang tak kunjung memberikan tindakan berarti.

Pemkot Depok sendiri menargetkan 454 proyek drainase dan gorong-gorong senilai Rp70 miliar selesai dalam 180 hari kerja. “Tahun ini kita menggelar 454 proyek drainase dan gorong-gorong, proyek-proyek ini menargetkan penyelesaian pada akhir Oktober tahun 2026,” kata Rizwan Nurahim, Kabid Sumber Daya Air Dinas PUPR Kota Depok.

Penutup

Deretan berita viral Depok sepanjang Mei 2026 menunjukkan bahwa kota ini tidak pernah kehabisan cerita. Dari teror pocong yang terbukti hoaks, aksi membahayakan pengendara lawan arah, drama sapi kurban yang mengamuk, hingga prestasi siswa-siswi yang mengharumkan nama daerah—semua menjadi cerminan dinamika masyarakatnya.

Di tengah sensasi dan keresahan yang ditimbulkan oleh peristiwa viral, penting bagi publik untuk tetap kritis dan tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi. Sebagaimana teror pocong yang akhirnya terkuak sebagai ulang iseng belaka, tidak semua yang viral di media sosial sesuai dengan kenyataan di lapangan. Untuk informasi terkini seputar peristiwa dan perkembangan di Kota Depok, kunjungi laman Info Depok yang secara konsisten menyajikan berita terpercaya bagi warga Depok dan sekitarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *